Tag Archives: motorik halus

Masukkan Kancing Warnanya!

Saat di Jakarta kami pernah bermain dengan kancing berwarna yang saya beli dari salah satu online shop di instagram. Nah, kali ini kami bermain kembali dengan kancing-kancing tersebut namun dengan cara yang berbeda. Kebetulan ada kotak kardus tidak terpakai jadi saya buatkan lubang-lubang sebesar masing-masing kancing tersebut.

image

Abang seru memasukkan kancing sedangkan adek mengamati.

image

Dan menyoraki abang ketika berhasil.

image

Adek juga sempat mencobanya ketika abang belum bangun.

Hasil observasi:
– abang tertarik dengan permainan ini dan ia menyebutkan warna sambil sesekali menghitung lubang yang ada di kancing.

– adek lebih seru mengamati abang bermain. Ketika diberi kesempatan bermain sendiri pun ia hanya bermain sebentar lalu bermain dengan mainan lainnya.

Yang dapat dipelajari:
– stimulasi motorik halus
– warna, berhitung, ukuran, bentuk
– bahasa, kosakata

Advertisements
Tagged ,

Bermain Waterbeads (part 2)

Jika kemarin saya bermain waterbeads dengan adek, hari ini mendapatkan kesempatan untuk bermain dengan abang ๐Ÿ™‚

image

Merasakan waterbeads

image

Memindahkan waterbeads dengan truk.

image

Seru berimajinasi

image

Mencoba mengambil waterbeads dengan capitan.

Hasil observasi:
– abang sangat tertarik dengan waterbeads sehingga rentang waktu bermainnya cukup panjang. Saya sempat meninggalkannya bermain sendiri. Ia dapat menemukan permainan lain sendiri menggunakan capitan dan waterbeads.

Yang dapat dipelajari:
– motorik halus, koordinasi tangan
– berhitung, jumlah, warna
– imajinasi

Note: Butuh pengawasan dalam permainan ini

Tagged , ,

Bermain Dengan Waterbeads

Hari ini saya berkesempatan untuk berkegiatan one-on-one dengan abang dan juga adek. Dikarenakan saya cukup sering menulis tentang kegiatan abang, maka kali ini saya akan menulis kegiatan saya dengan adek.

Saat kami di Jakarta, saya membeli waterbeads. Memang waterbeads ini sudah lama saya cari. Media yang sering digunakan sebagai media tanam ini banyak digunakan untuk sensory play. Itu pula yang kami lakukan hari ini, menstimulasi panca indera ๐Ÿ™‚

Waterbeads ini kalau tidak salah pernah diangkat menjadi berita di media Indonesia. Media mengatakan kalau mainan ini membahayakan karena kecil dan bisa termakan. Oleh karena itu, saya memilih untuk menggunakan media ini ketika abang sedang pergi sehingga saya dapat berkonsentrasi untuk mengawasi adek dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

image

Waterbeads sebelum direndam air. Biasa dijual seribu sampai tiga ribu rupiah.

image

Sekitar 1 jam kemudian, waterbeads mengembang dan siap untuk dimainkan.

image

Ditambahkan binatang laut

image

Adek berusaha memindahkan waterbeads dari satu wadah ke wadah lainnya.

image

Sempat merasakan waterbeads dengan kaki ๐Ÿ˜€

Hasil observasi:
– adek sangat tertarik dengan waterbeads. Ia tidak ragu untuk memegang dan memindahkan waterbeads tersebut.

Yang dapat dipelajari:
– stimulasi motorik halus, koordinasi tangan
– warna
– bahasa, kosakata, bercerita, imajinasi

Note: Butuh pengawasan dalam permainan ini

Tagged , ,

Mari Menggambar Truk

Masih berlanjut dengan kegiatan di tulisan “Truk Semen, Truk Sampah, Truk Penggali dan Truk Lainnya!“, atas hasil observasi ketertarikan abang atas warna maka hari ini saya ingin fokus pada warna. Walaupun sebenarnya kegiatan ini tidak spesifik tentang warna. Saya mengajak anak-anak untuk menggambar truk-truk yang mereka mainkan di kegiatan sebelumnya.

image

Untuk abang saya menyediakan spidol dengan 3 warna berbeda sedangkan adek hanya 1 warna saja.

image

Menggambar truk.

image

Adek corat coret.

Dari kegiatan ini yang saya dapatkan adalah:
– Abang lebih tertarik menggambar dengan menggunakan truk untuk membentuk gambarnya (bukan melihat dan menggambar truk tersebut). Ia masih belum menemukan posisi yang nyaman dalam memegang alat tulis dan kegiatan ini tidak terlalu dapat membuatnya duduk lama-lama. Ia menyebutkan warna.

– Meskipun adek terlihat nyaman memegang alat tulis, ia belum tertarik lama-lama melakukan kegiatan ini.

Yang dapat di pelajari:
– stimulasi motorik halus
– warna, bentuk
– kreativitas, menggambar, imajinasi
– bahasa, kosakata, memabaca

Tagged , , , ,

Bermain Dengan Barang Bekas

Salah satu kegiatan sederhana untuk balita berusia 14 bulan ini adalah memasuk-masukan benda. Kali ini kami menggunakan gulungan bekas cling wrap untuk dijadikan alat bermain.

Bahan yang dibutuhkan pun hanya benda yang dapat melewati gulungan cling wrap tersebut. Kami memilih mobil-mobilan plastik yang besarnya cukup untuk melewati gulungan tersebut.

image

Berkonsentrasi untuk memasukkan mobil.

image

Masih serius...

Setelah anak fasih memasukkan benda tersebut, ajak anak untuk mencari benda lainnya.

image

Mencoba memasukan mainan meronce namun tidak muat.

Nah, ketika anak sudah bosan. Cling wrap dibagi dua dan digunakan untuk permainan menyusun.

image

Susun mobil-mobilan.

Permainan yang sederhana bukan? ๐Ÿ™‚

Fokus kegiatan:
– stimulasi motorik halus dan koordinasi tangan

Tagged , ,

Spray Painting

Hari ini kami melukis dengan menggunakan semprotan bekas. Botol semprotan kami isi dengan campuran air dan cat. Kami menempelkan huruf ‘M’ untuk Mikha dan ‘P’ untuk nama belakangnya (bisa juga singkatan dari MikadoProject ya) dengan plaster putih (masking tape) . Lalu kamipun memulai kegiatan.

image

Seru menyemprot...

image

Hasilnya masih basah.

image

Setelah kering plaster putih (masking tape) dicabut.

Fokus pada kegiatan hari ini adalah melatih motorik halus (dengan menekan-nekan semprotannya).

Tagged , , , ,

Busy Bag: Caterpillar Game

Terinspirasi dari salah satu blog yang saya ikuti, saya membuat ulat untuk dimainkan Mikha. Sebenarnya saya ingin Mikha melatih motorik halusnya dengan menggunakan jepitan kayu dan kebetulan ia sedang gemar menyebutkan huruf jadilah membuat ulat dengan huruf-huruf di badannya ๐Ÿ˜€

image

Ulat dengan huruf yang dibentuk dari kawat berbulu

image

Huruf-huruf yang sama pada badan 'caterpillar'

image

Sekalian memperkenalkan huruf yang ada di namanya.

image

Koordinasi jari & tangan untuk menjepit

Karena fokusnya melatih motorik jadi terserah anaknya mau menjepit di bagian ulat manapun ๐Ÿ˜€

Badan ulat tersebut direkatkan dengan velcro sehingga dapat disimpan di dalam tas (bag) dengan rapi.

image

Jadi permainan ini dapat dimainkan lagi di lain waktu (untuk kegiatan independen)  dan juga dapat dibawa ketika travelling.

image

Tidak ketinggalan adek Deo juga bereksplorasi dengan jepitan kayu ๐Ÿ™‚

image

Tagged , , , , , , ,

Art Box

Di tulisan sebelumnya saya sempat mengatakan bila kami berusaha memperkenalkan aktivitas yang tidak terlalu dilirik Mikha. Ya, memang Mikha sampai saat ini belum terlalu tertarik pada alat-alat tulis. Padahal selalu kami sediakan di area bermain anak-anak. Tanpa memaksa mengharuskan Mikha menggunakan alat tulis, maka saya sediakan kotak yang berisi beberapa alat tulis dan alat prakarya. Kami sebut kotak tersebut sebagai “Art Box”.

image

Gunting, spidol, lem, kertas, pom pom, kancing dan playdough.

image

Semua dimasukkan ke dalam kotak.

Dengan memberikan kegiatan “Art Box” ini maka anak diberikan kebebasan untuk memilih apa yang ia ingin lakukan.

image

Seru membuka dan mengeluarkan isinya.

image

Kegiatan pertama yang dipilih adalah menggunting.

image

Sempat menempel pompom dan menggambar tetapi kembali lagi ke gunting.

image

Katanya "cake adek Deo"

Tanpa arahan apapun saya hanya membiarkan Mikha memilih dan bermain sendiri. Saya hanya mengawasi pada saat ia menggunakan gunting saja ๐Ÿ™‚

Yang dapat dipelajari/distimulasi :
– Inisiatif
– Kreativitas
– motorik halus, koordinasi tangan dan mata
– bahasa

Tagged , , , ,

Pom Pom Warna-Warni

Beberapa waktu yang lalu saya sempat membeli pom pom untuk aktivitas bermain anak-anak, namun lupa menaruhnya dimana. Setelah dicari-cari ternyata tertinggal di Balikpapan.

Sebenarnya banyak aktivitas yang dapat dilakukan menggunakan pom pom ini (dapat dilihat di Pinterest), tetapi kami hari ini hanya bereksplorasi saja karena ini pertama kalinya anak-anak bermain dengan pom pom.

Bahan

image

Pom pom berbagai warna dan botol.

Kegiatan
Perkenalkan peralatan yang digunakan dan biarkan anak bereksplorasi.

image

Mikha memasukkan pom pom ke botol.

image

Awalnya ia memasukkan berdasarkan warna.

image

Setelah itu ia hanya berusaha memenuhi botol.

image

Lalu mengisi dan mengosongkan botol

image

Deo juga bermain pom pom

image

Merasakan tekstur pom pom

Yang dapat dipelajari
– Bahasa: kosakata, bercerita
– warna, berhitung, pasangan, volume
– stimulasi motorik halus (fine motor skills)
– sensory play

Tagged , , ,

Pakai Pinset, Jepitan atau Tangan?

Fine motor skill  atau kemampuan motorik halus adalah gerakan otot yang terjadi pada bagian jari dan memerlukan koordinasi . Contohnya seperti memegang benda-benda tertentu dan menulis. Anak-anak umumnya akan menguasai kemampuan ini pada usia 6-12 tahun. Tentunya anak harus terus di stimulasi agar dapat menguasai kemampuan tersebut.

Sumber: Wikipedia.

***

Hari ini kami melakukan kegiatan stimulasi motorik halus. Menggunakan bahan-bahan yang tersedia di rumah.

image

image

Kegiatan:
Ajak anak untuk memasukan bahan-bahan yang disediakan ke dalam tempat pembuat es. Aktivitas ini juga melatih ketekunan dan konsentrasi anak dalam melakukan suatu pekerjaan.

image

Masukkan satu-satu.

image

Coba memindahkan menggunakan pinset.

image

Coba dengan jepitan besar.

image

Ternyata lebih mudah dengan tangan.

image

Lebih cepat dengan cara dituangkan langsung.

image

Baru deh dipindah-pindahkan.

Hmmโ€ฆ Memang akhirnya kegiatan tidak sesuai dengan harapan karena bukannya dipindahkan satu-satu malah dituang oleh Mikha. Namun setidaknya melatih inisiatif anak untuk mencari cara yang lebih cepat dalam melakukan suatu pekerjaan ya ๐Ÿ˜€

Yang dipelajari:
– motorik halus: koordinasi jari, tangan, mata
– bahasa: kosakata, bercerita
– berhitung, membedakan bentuk, mengelompokkan.

image

Karena pertama kalinya melakukan aktivitas ini, kami hanya fokus untuk memindah-mindahkan saja.

Tagged , , , ,