Mana Bayangannya?ย 

Mengasuh 2 balita dan 1 bayi saat suami bekerja dan tanpa asisten rupanya memakan banyak waktu, emosi dan kesabaran. Ketika masih hamil dengan 2 balita masih banyak waktu untuk pekerjaan rumah dan mempersiapkan kegiatan untuk anak-anak dan mendokumentasikannya. Sekarang? Syukur-syukur bisa mandi dengan tenang sekali sehari. Tanpa disadari blog ini pun jadi terbengkalai. Kadang ide-ide muncul saat anak-anak sudah tidur. Namun akhirnya memilih untuk tidur atau bermalas-malasan. 

Tantangan terbesar memang membagi waktu untuk 2 balita dan 1 bayi. Belum lagi pekerjaan rumah yang menanti setiap hari. Akhirnya lebih banyak kegiatan-kegiatan spontan memakai mainan dan peralatan seadanya. Ternyata anak-anak tidak akan bosan kok. Walau setiap hari yang dimainkan adalah benda-benda yang sama, selalu akan ada cerita atau cara main yang berbeda. Memang yang penting adalah keberadaan kita. 

Hari ini saya mencoba mengajak anak-anak berkegiatan bersama-sama. Ya, termasuk bayi 2,5 bulan yang mulai aware akan kondisi sekitar. Satu kegiatan yang disesuaikan dengan perkembangan masing-masing anak. 

Peralatan: Gambar – gambar binatang, benda angkasa, transportasi atau apa saja yang disukai anak (atau yang ingin diperkenalkan) dengan bayangannya. 

Kebetulan saya sempat membeli buku yang berisi gambar dan bayangan sehingga saya hanya mengguntingnya dan menempelnya pada stik es. 

Kegiatan:

Pisahkan gambar dengan bayangannya dan ajak anak mencarinya bersama-sama. Kegiatan dapat diimprovisasi dengan cerita-cerita yang sesuai. Kalau saya tadi bercerita bahwa binatang-binatang sedih kehilangan bayangannya. Lalu ajak mereka untuk bercerita kepada adiknya. Kalau kegiatan kami tadi Mikha bercerita kepada Ben sedangkan Deo bernyanyi menggunakan stik gambar dan bayangan tersebut. 

Manfaat:

1. Untuk bayi: Menstimulasi penglihatan

Bayi seusia Ben penglihatannya belum sempurna. Yang pernah saya baca, mainan atau gambar dengan warna yang kontras dapat menstimulasi penglihatannya. Karena keterbatasan waktu maka saya hanya menggunakan gambar yang ada. Bila memiliki waktu lebih maka bapak/ibu dapat mempersiapkan gambar-gambar yang warnanya lebih kontras (hitam-putih-merah). 

2. Untuk Balita: Menambah kosakata, mengenal warna dan bentuk, mencocokkan, bermain peran dan bercerita. 

– Kosakata Deo memang bertambah banyak sejak usianya menginjak 2 tahun. Namun memang ada kata-kata yang pelafalannya kurang jelas, sehingga kegiatan ini dapat menstimulasi pelafalannya kata-katanya.

 – kegiatan ini juga melatih anak-anak untuk menyelesaikan masalah karena sempat ada momen mereka berebutan stik dan juga berebut untuk bercerita kepada Ben. 

Advertisements

Five Little Monkeys

Halo pembaca setia MikaDoProject (pede banyak yang baca). Sepertinya ini merupakan tulisan terakhir di bulan mei ini karena kami akan berangkat liburan (yeay!). Bukan liburan sebenarnya karena ada beberapa acara komunitas di Samarinda jadi sekalian refreshing dulu di Balikpapan ๐Ÿ™‚

Ada yang pernah dengar lagu “Five Little Monkeys”? (Klik link untuk liat video). Mikha suka lompat-lompat di atas tempat tidur, sehingga saya ingin mengingatkan akibat melompat-lompat di atas tempat tidur dengan beraktivitas dengan lagu tersebut. Kami sering menyanyikan lagu itu dan setelah melihat ide permainan dari blog Lets Play Music, maka saya membuatkan alat peraga dari kertas karton dan ditempelkan pada stik popsicle. Kegiatan dapat dilihat dari foto-foto di bawah.

image
Ada monyet, dokter dan telepon.
image
Ditancapkan pada kotak bekas
image
Lalu kami bernyanyi.
image
Setiap lirik monyet jatuh, monyet-monyetannya di tarik ๐Ÿ™‚

Kami bernyanyi sampai tenggorokan kering ๐Ÿ˜€ Kegiatan bernyanyi ini juga dapat dijadikan aktifitas untuk memperkenalkan berhitung lho.

Sampai berjumpa di tulisan selanjutnya ๐Ÿ™‚

Ide Permainan Yang Terinspirasi Dari Lagu Anak

Akhir-akhir ini kami lebih sering memainkan mainan hasil buatan sendiri. Tulisan kali ini saya akan sharing 2 permainan yang terinspirasi dari lagu. Kami melakukan kegiatan dengan memanfaatkan mainan yang dibuat sendiri atau peralatan sehari-hari yang tersedia di rumah.

“Old Mcdonald had a farm. Eaaa eaaaoooโ€ฆ”

Pasti tau dong lagu tersebut? Beberapa kali Mikha suka mendengarkan dan menyanyikan lagu Old Mcdonald itu. Saya baru sadar di rumah mainan hewan itu hampir tidak ada. Karena sindrom akhir bulan belum gajian menghindari membeli mainan baru, akhirnya kami (dengan bantuan papa) membuat maket peternakan dari barang-barang yang ada di rumah.

image
Peternakan kami ๐Ÿ™‚
image
Eksplorasi dan pretend play
image
Adek ikutan main ๐Ÿ˜€
image
"Ini mooo dek"

“Polly put the kettle on and make some teaโ€ฆ “

Lagu ke dua merupakan lagu tentang “Polly” yang memasak teh, sup dan menggoreng telur. Mikha suka sekali bila diajak masak atau membuat kue, jadi kadang ia pun sering pura-pura memasak dengan alat-alat seadanya. Lalu sayapun mengajaknya bermain masak-masakan dengan menggunakan alat-alat yang tersedia di rumah.

image
Saya buatkan menu makanan.
image
Membaca menu.
image
Mulai masak ๐Ÿ™‚
image
Latihan motorik juga.
image
Ini jus dan mie pesanan saya ๐Ÿ˜€
image
Adek ikutanโ€ฆ

Ternyata anak-anak terlihat lebih antusias dengan mainan-mainan tersebut meskipun mayoritas bahan yang dipakai adalah barang-barang bekas.