Category Archives: Kegiatan

Postingan Perdana di Tahun 2017.

Halo semua, membutuhkan waktu hampir satu tahun untuk mengembalikan keinginan dan mood mengisi di blog ini. Sungguh semalam membuka dan membaca tulisan-tulisan saya sebelumnya membawa kesedihan mendalam. Dimanakah semangat dan kecintaan saya terhadap dunia anak-anak? Apa kabar anak-anak selama setahun ini? Konsistensi menjalankan keseharian ternyata dilanda kemalasan berkelanjutan. Waktu yang akhirnya dijadikan alasan. 
Bersyukur diberikan kesempatan bertemu dengan orang-orang yang secara tidak langsung membangkitkan kembali semangat dan passion yang selama ini ada di dalam diri. Semangat yang juga senantiasa diberikan oleh suami dan anak-anak membuat saya hari ini melawan rasa malas. Mari kembali konsisten. Demi anak-anak. Terlebih untuk diri sendiri. 

Hari ini rencananya ingin bermain dengan abang M saat adik-adiknya tidur. 


Namun ternyata ia terlalu bersemangat sehingga adik-adiknya diajak ikutan main.


Permainan sederhana dengan persiapan minim tetapi memiliki makna dan kesempatan belajar yang banyak sekali. Yang paling memuaskan dari hari ini adalah akhirnya dapat kesempatan berbicara hati ke hati dengan abang M saat adik-adiknya sudah sedang bermain sendiri dan ia masih tekun dengan permainan yang saya buat πŸ™‚

Advertisements
Tagged , , , ,

Mana Bayangannya?Β 

Mengasuh 2 balita dan 1 bayi saat suami bekerja dan tanpa asisten rupanya memakan banyak waktu, emosi dan kesabaran. Ketika masih hamil dengan 2 balita masih banyak waktu untuk pekerjaan rumah dan mempersiapkan kegiatan untuk anak-anak dan mendokumentasikannya. Sekarang? Syukur-syukur bisa mandi dengan tenang sekali sehari. Tanpa disadari blog ini pun jadi terbengkalai. Kadang ide-ide muncul saat anak-anak sudah tidur. Namun akhirnya memilih untuk tidur atau bermalas-malasan. 

Tantangan terbesar memang membagi waktu untuk 2 balita dan 1 bayi. Belum lagi pekerjaan rumah yang menanti setiap hari. Akhirnya lebih banyak kegiatan-kegiatan spontan memakai mainan dan peralatan seadanya. Ternyata anak-anak tidak akan bosan kok. Walau setiap hari yang dimainkan adalah benda-benda yang sama, selalu akan ada cerita atau cara main yang berbeda. Memang yang penting adalah keberadaan kita. 

Hari ini saya mencoba mengajak anak-anak berkegiatan bersama-sama. Ya, termasuk bayi 2,5 bulan yang mulai aware akan kondisi sekitar. Satu kegiatan yang disesuaikan dengan perkembangan masing-masing anak. 

Peralatan: Gambar – gambar binatang, benda angkasa, transportasi atau apa saja yang disukai anak (atau yang ingin diperkenalkan) dengan bayangannya. 

Kebetulan saya sempat membeli buku yang berisi gambar dan bayangan sehingga saya hanya mengguntingnya dan menempelnya pada stik es. 

Kegiatan:

Pisahkan gambar dengan bayangannya dan ajak anak mencarinya bersama-sama. Kegiatan dapat diimprovisasi dengan cerita-cerita yang sesuai. Kalau saya tadi bercerita bahwa binatang-binatang sedih kehilangan bayangannya. Lalu ajak mereka untuk bercerita kepada adiknya. Kalau kegiatan kami tadi Mikha bercerita kepada Ben sedangkan Deo bernyanyi menggunakan stik gambar dan bayangan tersebut. 

Manfaat:

1. Untuk bayi: Menstimulasi penglihatan

Bayi seusia Ben penglihatannya belum sempurna. Yang pernah saya baca, mainan atau gambar dengan warna yang kontras dapat menstimulasi penglihatannya. Karena keterbatasan waktu maka saya hanya menggunakan gambar yang ada. Bila memiliki waktu lebih maka bapak/ibu dapat mempersiapkan gambar-gambar yang warnanya lebih kontras (hitam-putih-merah). 

2. Untuk Balita: Menambah kosakata, mengenal warna dan bentuk, mencocokkan, bermain peran dan bercerita. 

– Kosakata Deo memang bertambah banyak sejak usianya menginjak 2 tahun. Namun memang ada kata-kata yang pelafalannya kurang jelas, sehingga kegiatan ini dapat menstimulasi pelafalannya kata-katanya.

 – kegiatan ini juga melatih anak-anak untuk menyelesaikan masalah karena sempat ada momen mereka berebutan stik dan juga berebut untuk bercerita kepada Ben. 

Tagged , , , , ,

Permainan Menembak

Beberapa waktu yang lalu kami bermain memancing bebek dan kodok di arena permainan. Anak-anak dapat kesempatan memilih mainan yang didapatkannya. Hmmm… Karena pilihan mainan untuk laki-laki hanya pistol mainan, akhirnya anak-anak pun memilihnya.

Sesungguhnya saya tidak begitu suka dengan yang namanya mainan pistol-pistolan. Namun dipikir-pikir pasti ada saatnya anak-anak mengenal jenis mainan tersebut. Meski kami sebagai orang tua tidak memberikan jenis mainan tersebut tetapi ada saja momen mengenal mainan tersebut saat bermain dengan teman-temannya. Daripada mereka mengenalnya dengan cara yang tidak sesuai lebih baik diperkenalkan secara bertahap.

Sebelum melepas mereka secara independen bermain dengan pistol-pistolan tersebut, sayapun memperkenalkan mainan tersebut sebagai alat yang digunakan di cabang olahraga menembak. Saya mengingatkan bahwa mereka boleh menembak ke arah lantai atau tembok. Sehingga di saat kakak D mulai membidik abang M, dengan sigap abang mengingatkan ‘gak boleh tembak orang ya. Tembak ke lantai’.

Saya lalu membuatkan target tembak untuk berlatih seperti gambar berikut:

image

Anak-anak sambil menembak dapat mempelajari kosakata, bentuk, warna dan angka.

image

Abang berusaha menembak angka 1 πŸ™‚

image

Sebagai latihan motorik buat kakak, karena ia masih kesulitan memegang pistol mainannya dengan benar πŸ˜€

Tagged , , , , ,

Bermain Dengan Balok Bongkar Pasang

Duo bocah sedang gemar sekali bermain dengan mainan bongkar pasang. Sampai akhirnya saya membelikan satu set lagi agar mereka dapat berkreasi lebih banyak. Terbukti bahwa minat mereka lagi seputar bangun membangun.

image

Masing-masing membuat karya mereka. 'mobil dan boat' katanya

image

'truk binatang' oleh abang M

Hari ini saya mengajak kakak D untuk sedikit belajar mengenai warna menggunakan balok-balok tersebut.

Bahan:
– balok bongkar pasang berbagai ukuran. Cukup 2 warna saja (saya memilih merah dan biru)
– gambar untuk mencocokan balok tersebut.

image

Kegiatan:
Perkenalkan bahan-bahan pada anak, lalu lihat apa yang ia lakukan dengan bahan tersebut. Setelah bereksplorasi dengan bahan, ajak anak untuk mencocokan. Sambil mencocokan bisa mengenalkan warna dan juga sama-sama mencari perbedaan antara bentuknya.

image

image

Yang dapat dipelajari:
– Bahasa
– Warna
– Bentuk dan ukuran
– Berhitung

Tagged , , ,

Kegiatan MikaDo: Dinosaurus & Buku

Tidak terasa sudah di penghujung bulan Februari. Akhir-akhir ini jarang update tulisan dalam blog ini ya. Alasannya adalah… *drumroll* Sedang hamil anak ke-3. Hehehe… MikaDo akan memiliki adik πŸ˜€ jarang nulis di blog bukan karena morning sickness atau mual-mual. Tetapi lebih menambah waktu untuk MikaDo. Akhirnya sayapun menjadi jarang foto-foto kegiatan anak-anak dan kegiatan mereka lebih banyak dilakukan secara spontan. Ternyata kami sama-sama menikmati kegiatan-kegiatan yang spontan dan tidak terencana.

Kali ini mau berbagi beberapa foto dari kegiatan kami πŸ™‚

image

Topi dinosaurus

Abang sedang tertarik dengan dinosaurus sehingga kami sempat membuat topi dan juga rumah-rumahan dinosaurus dari kotak-kotak bekas. Kesempatan bagi anak-anak untuk melatih motorik halus (menggunting dan menempel).

image

image

Dikarenakan keterbatasan bahan jadi buat adek kami bikinkan topi beruang.

Kegiatan lain yang sedang kami tekuni tiap hari adalah membaca buku. Sebenarnya biasanya juga sudah ya. Namun bedanya kali ini saya hanya menyediakan 3 pilihan buku di kamar (diganti setiap hari).

image

Buku-buku yang dipilihkan biasanya terdiri dari:
1. Buku gambar
2. Buku cerita dengan kata-kata sederhana (biasa 1-2 kalimat per halaman)
3. Buku cerita yang lebih panjang (biasanya ada pesan/pelajaran yang diperoleh dari buku tersebut).

Setelah 2 minggu diterapkan, hasilnya buku-buku yang hampir tidak pernah tersentuh atau dianggap tidak menarik mulai digemari anak-anak. Abang malah sering terlihat mojok membaca cerita sendiri.

image

Itulah beberapa kegiatan kami yang tertangkap oleh kamera. Semoga mengobati kangen para pembaca MikaDoProject ya *pede tingkat tinggi*. Sampai berjumpa di tulisan selanjutnya πŸ™‚

Tagged , ,

Bermain Waterbeads (part 2)

Jika kemarin saya bermain waterbeads dengan adek, hari ini mendapatkan kesempatan untuk bermain dengan abang πŸ™‚

image

Merasakan waterbeads

image

Memindahkan waterbeads dengan truk.

image

Seru berimajinasi

image

Mencoba mengambil waterbeads dengan capitan.

Hasil observasi:
– abang sangat tertarik dengan waterbeads sehingga rentang waktu bermainnya cukup panjang. Saya sempat meninggalkannya bermain sendiri. Ia dapat menemukan permainan lain sendiri menggunakan capitan dan waterbeads.

Yang dapat dipelajari:
– motorik halus, koordinasi tangan
– berhitung, jumlah, warna
– imajinasi

Note: Butuh pengawasan dalam permainan ini

Tagged , ,

Bermain Dengan Waterbeads

Hari ini saya berkesempatan untuk berkegiatan one-on-one dengan abang dan juga adek. Dikarenakan saya cukup sering menulis tentang kegiatan abang, maka kali ini saya akan menulis kegiatan saya dengan adek.

Saat kami di Jakarta, saya membeli waterbeads. Memang waterbeads ini sudah lama saya cari. Media yang sering digunakan sebagai media tanam ini banyak digunakan untuk sensory play. Itu pula yang kami lakukan hari ini, menstimulasi panca indera πŸ™‚

Waterbeads ini kalau tidak salah pernah diangkat menjadi berita di media Indonesia. Media mengatakan kalau mainan ini membahayakan karena kecil dan bisa termakan. Oleh karena itu, saya memilih untuk menggunakan media ini ketika abang sedang pergi sehingga saya dapat berkonsentrasi untuk mengawasi adek dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

image

Waterbeads sebelum direndam air. Biasa dijual seribu sampai tiga ribu rupiah.

image

Sekitar 1 jam kemudian, waterbeads mengembang dan siap untuk dimainkan.

image

Ditambahkan binatang laut

image

Adek berusaha memindahkan waterbeads dari satu wadah ke wadah lainnya.

image

Sempat merasakan waterbeads dengan kaki πŸ˜€

Hasil observasi:
– adek sangat tertarik dengan waterbeads. Ia tidak ragu untuk memegang dan memindahkan waterbeads tersebut.

Yang dapat dipelajari:
– stimulasi motorik halus, koordinasi tangan
– warna
– bahasa, kosakata, bercerita, imajinasi

Note: Butuh pengawasan dalam permainan ini

Tagged , ,

Truk Semen, Truk Sampah, Truk Penggali dan Truk Lainnya!

Hari ini kami melakukan aktivitas hasil dari observasi yang saya lakukan di permainan sebelumnya (klik untuk melihat tulisan). Saya mengajak anak-anak untuk bermain dengan berbagai jenis truk. Ternyata banyak juga yang kami miliki ya. Hehehe…

image

Peralatan main yang telah disiapkan sebelumnya.

image

Selain truk ada kardus dan juga balok kayu.

Setelah mandi dan sarapan, langsung mereka meluncur ke area main.

image

Masing-masing langsung sibuk sendiri.

image

Bermain bersama.

image

Membangun dan menghancurkan dengan traktor.

image

Buku-buku digunakan untuk memperkenalkan nama-nama truk.

Saya memang sengaja menyediakan mainan yang cukup banyak untuk melihat minat anak-anak lebih ke arah mana (untuk kegiatan selanjutnya dan juga agar dapat ditinggal masak).

Hasil Observasi
Dari sesi permainan ini saya mendapatkan:
– Abang sangat tertarik dengan jenis-jenis truk terutama ‘excavator’. Ia mulai tertarik dengan warna dan bentuk (sering menyebutkan selama bermain) dan ia membangun bangunan dari balok untuk dihancurkan kembali.

– Meskipun sepanjang aktivitas adek lebih banyak mengikuti permainan abang, namun terlihat bahwa ia tertarik meluncurkan truk di seluncuran mobil dan ketertarikannya masih pada roda-roda truk tersebut.

Yang dapat dipelajari di aktivitas ini:
collaborative play (bermain bersama) dan bermain independen
– kreativitas, membuat bangunan
– menyelesaikan masalah (ketika berebutan), mengenal emosi
– mengenal jenis kendaraan, bentuk, warna, berhitung, kosakata, membaca
– mengelompokkan jenis kendaraan, bentuk/warna balok
– mencocokkan benda dengan gambar
– stimulasi motorik halus, koordinasi tangan.

Demikian hasil bermain hari ini. Banyak sebenarnya yang saya pelajari dari mengamati anak-anak bermain, namun saya akan menggunakan hasil observasi yang tertera di atas untuk fokus aktivitas anak-anak selanjutnya.

Tagged , , , ,

Kami Kembali!

Hore… Akhirnya bisa posting perdana di tahun 2015. Agak sedikit telat karena memang baru kembali ke rumah setelah liburan yang sangatttttttt panjaaaaaaaang. Hehe…

Jadi setelah sekitar 3 bulan rumah dan mainan ditinggal, kami kembali dengan ruang dan mainan yang penuh debu. Arghhh… Hal yang pertama saya lakukan adalah membersihkan mainan dan menata kembali ruang main agar anak-anak dapat bermain secara independen saat saya melakukan pekerjaan lain. Setelah 3 kali pel akhirnya lumayan bersih juga *lap keringat*

image

Hari pertama kembali ke rutinitas, anak-anak senang melihat mainan-mainannya (ada mainan baru juga). Yang saya lakukan? Mengamati permainan mereka agar dapat membuat aktivitas main mereka πŸ™‚

image

Adek masih mengamati & eksplorasi balok, abang mulai membuat bangunan

image

Membuat bangunan dengan balok.

image

Menghancurkan dan mengamati bangunan.

image

Adek berpindah dan bermain mobil-mobilan.

Hasil pengamatan di sesi permainan kali ini:
– Abang sudah tertarik membuat sesuatu menggunakan balok kayu. Ia juga tertarik dengan kendaraan ‘excavator’ yang ia gunakan untuk menghancurkan bangunan yang telah ia buat. Ia juga mulai tertarik dengan mainan hewan laut.

– Adek belum tertarik dengan balok kayu. Ia hanya mengamati, melempar-lempar, dan kemudian berpindah bermain dengan mobil-mobilan. Ia lebih tertarik meluncurkan mobil-mobilannya.

Oke, kira-kira aktivitas apa ya yang bisa dilakukan dari hasil pengamatan di atas. Hmmm… Tunggu postingan berikutnya ya πŸ˜‰

Tagged , , ,

Bermain Kancing Warna Warni

Beberapa hari terakhir kami sedang menikmati bermain dengan kancing warna warni (dan dalam berbagai ukuran) yang saya temukan di salah satu toko online. Berikut beberapa dokumentasi anak-anak dalam memanfaatkan mainan tersebut. Untuk abang Mikha, saya sempat mengajaknya untuk membedakan dan mengelompokkan warna.

image

Eksplorasi dengan kancing warna.

image

Meronce kancing.

image

Seru bermain kancing warna dan pesawat

image

Mengelompokkan warna

Tidak sabar kembali ke Sangatta. Pasti lebih banyak lagi kegiatan yang dapat dilakukan dengan mainan ini ya πŸ™‚

Tagged , ,