Kartu Bergambar

Halo pembaca setia (terlalu pede), kemajuan yang sangat berarti. Saya dapat membuat postingan 2 hari berturut-turut! 

Masih dalam rangka berusaha membuat kegiatan berdasarkan minat dan perkembangan anak-anak, tentunya dengan persiapan yang seminimal mungkin untuk memperoleh momen bermain yang semaksimal mungkin. Dengan begitu padatnya jadwal keseharian (sok sibuk padahal biasa aja), bila saya ingin mengadakan kegiatan yang sedikit terarah (adult-oriented) maka bahan yang dipergunakan harus dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk balita dan bayi. Maksudnya agar tidak buang-buang waktu mempersiapkan bahan. Jadi pastinya segala peralatan DIY yang terlalu rumit itu sementara dikeluarkan dari list karena saya tidak sanggup mengerjakannya 😀

Target utama stimulasi adalah bayi usia 2,5 bulan. Kegiatan kali ini saya memilih aktivitas yang disukai oleh Deo yaitu; menggambar dan menggabungkannya dengan aktivitas yang disukai Mikha, bermain lego.

Bahan: karton putih (di rumah adanya kuning), kertas warna hitam atau merah, gunting, selotip 

Seru menggambar bentuk masing-masing

Anak-anak diajak membangun bentuk dengan lego lalu menggunakannya sebagai cetakan gambar. 

Latihan menggunting

Setelah digambar, bentuknya digunting lalu ditempelkan pada karton. 

Dan… Ini dia hasilnya! Kartu gambar abstrak 😀

Padahal pilihan warna merah atau hitam tetapi ada yang memaksa pakai oranye
Setelah itu dipakai untuk bermain dengan bayi 😀

Ben fokus dengan kartu yang dipegang Mikha

Manfaat kegiatan:

* untuk bayi: menstimulasi penglihatan

*untuk balita: melatih motorik halus, kreativitas, menyelesaikan masalah, warna, bentuk, bercerita, melatih permainan kolaborasi

Advertisements

Melukis dengan Bola Kapas

Peralatan:
– cat warna
– kapas bulat
– capitan
– kertas

Kegiatan:
Ajak anak untuk melukis di kertas dengan kapas. Kapas diambil dengan capitan.

Tujuan kegiatan:
– melatih motorik halus anak
– mengenal warna
– melatih imajinasi dan kreativitas
– menambah kosakata dan meningkatkan kemampuan bercerita

image

image

Kegiatan MikaDo: Dinosaurus & Buku

Tidak terasa sudah di penghujung bulan Februari. Akhir-akhir ini jarang update tulisan dalam blog ini ya. Alasannya adalah… *drumroll* Sedang hamil anak ke-3. Hehehe… MikaDo akan memiliki adik 😀 jarang nulis di blog bukan karena morning sickness atau mual-mual. Tetapi lebih menambah waktu untuk MikaDo. Akhirnya sayapun menjadi jarang foto-foto kegiatan anak-anak dan kegiatan mereka lebih banyak dilakukan secara spontan. Ternyata kami sama-sama menikmati kegiatan-kegiatan yang spontan dan tidak terencana.

Kali ini mau berbagi beberapa foto dari kegiatan kami 🙂

image
Topi dinosaurus

Abang sedang tertarik dengan dinosaurus sehingga kami sempat membuat topi dan juga rumah-rumahan dinosaurus dari kotak-kotak bekas. Kesempatan bagi anak-anak untuk melatih motorik halus (menggunting dan menempel).

image

image
Dikarenakan keterbatasan bahan jadi buat adek kami bikinkan topi beruang.

Kegiatan lain yang sedang kami tekuni tiap hari adalah membaca buku. Sebenarnya biasanya juga sudah ya. Namun bedanya kali ini saya hanya menyediakan 3 pilihan buku di kamar (diganti setiap hari).

image

Buku-buku yang dipilihkan biasanya terdiri dari:
1. Buku gambar
2. Buku cerita dengan kata-kata sederhana (biasa 1-2 kalimat per halaman)
3. Buku cerita yang lebih panjang (biasanya ada pesan/pelajaran yang diperoleh dari buku tersebut).

Setelah 2 minggu diterapkan, hasilnya buku-buku yang hampir tidak pernah tersentuh atau dianggap tidak menarik mulai digemari anak-anak. Abang malah sering terlihat mojok membaca cerita sendiri.

image

Itulah beberapa kegiatan kami yang tertangkap oleh kamera. Semoga mengobati kangen para pembaca MikaDoProject ya *pede tingkat tinggi*. Sampai berjumpa di tulisan selanjutnya 🙂

Spray Painting

Hari ini kami melukis dengan menggunakan semprotan bekas. Botol semprotan kami isi dengan campuran air dan cat. Kami menempelkan huruf ‘M’ untuk Mikha dan ‘P’ untuk nama belakangnya (bisa juga singkatan dari MikadoProject ya) dengan plaster putih (masking tape) . Lalu kamipun memulai kegiatan.

image
Seru menyemprot...
image
Hasilnya masih basah.
image
Setelah kering plaster putih (masking tape) dicabut.

Fokus pada kegiatan hari ini adalah melatih motorik halus (dengan menekan-nekan semprotannya).

Seluncuran Mobil Baru

Kegiatan yang paling disukai anak-anak tidak lain adalah bermain mobil-mobilan. Sewaktu bermain independen pun pilihan mainan selalu jatuh pada mobil-mobilan. Agar mereka mendapatkan pengalaman bermain yang berbeda maka saya akhirnya membuatkan tempat seluncur buat dimainkan. Sebenarnya mereka punya mainan seluncuran untuk mobil, namun entah kenapa mereka selalu lebih antusias dengan mainan yang dibuat sendiri dari barang-barang bekas. Saya selalu membuat mainan bersama Mikha (kalau Deo ujung-ujungnya rebutan) dan ia selalu senang mengamati dan membantu.

image
Inilah seluncuran mobil kami. Baru selesai dibuat langsung dimainkan.
image
Adek Deo ikutan main.
image
Betah lama bermain sendiri.

Ah, lain kali kita bikin mainan sendiri aja ya. Kumpulkan barang-barang bekas dahulu 🙂
Yang dipelajari:
– kreativitas
pretend play
– kosakata/bercerita
– bermain bersama (collaborative play)
– berhitung

Busy Bag: Popsicle Sticks

Kali ini kami memanfaatkan popsicle sticks (stik es) untuk mengasah kreativitas anak. Ide yang didapatkan dari aktivitas di blog Powerful Mothering ini saya pakai untuk mengisi kantong aktivitas (busy bag) yang ke-2.

image
Stik yang sudah ditempelkan velcro (ingat menempelkan bagian velcro yang sama di setiap sisi stik)
image
Langsung seru dimainkan
image
Setelah selesai dimasukan kembali ke kantong (bag)
image
Adek ikutan eksplorasi (menghambur-hambur stik) 😀

Kreasi Dengan Kawat Berbulu

Setelah 3 minggu meninggalkan rumah, akhirnya kami kembali juga. Senang kembali walau sungguh berat untuk mulai kembali rutinitas sehari-hari.

Girangnya ketika saat liburan kami menemukan kawat berbulu warna warni di salah satu toko yang berbasis online. Saya selalu suka kawat berbulu (pipe cleaners) ini karena selain warnanya menarik, dapat dibentuk sesuai keinginan. Dapat juga dijadikan bahan untuk melatih motorik halus anak.

image
Kawat berbulu/pipe cleaners

Kali ini saya memperkenalkan kawat berbulu ini kepada Mikha dan menunjukan bahwa benda tersebut dapat dibentuk menjadi benda-benda yang diinginkan. Kami akhirnya membuat kacamata dan jam 🙂

image
Kacamata (atau kacamuka ya?) dari kawat berbulu
image
Jam dari kawat berbulu
image
"I'm a superhero" kata Mikha

Kegiatan sederhana untuk memulai kembali keseharian kami.

Yang dipelajari:
– Bahasa: kosakata/bercerita
– Motorik halus
Pretend play, permainan imajinasi.

Menjepit & Menyusun

Sudah beberapa kali kami bolak-balik ke toko buku di Balikpapan dan berulang kali saya mengeluh barang-barang yang dicari tidak ada. Lalu akhirnya papa mengantarkan kami ke toko perlengkapan yang berada tidak jauh dari rumah. Hasilnya…

image
Semua ingin diborong!

Walau memang tidak semua barang-barang di foto saya dapatkan di toko tersebut, namun hati pun puas dengan yang diperoleh. Tinggal memanfaatkannya ketika kembali ke Sangatta nanti 🙂

Saya sempat menunjukkan barang-barang tersebut kepada Mikha. Ia tampak berbinar-binar melihatnya. Saya pun akhirnya mengijinkan dirinya untuk melihat-lihat, mengeksplorasi dan bermain dengan bahan-bahan tersebut.

image
Bermain jepitan & kawat berbulu.

image

image
Menghitung kancing.
image
Menyusun kancing dan kerincingan.

image

Mikha memilih dan memainkan bahan-bahan tersebut secara independen, tanpa instruksi apapun dari saya. Ia pun terlihat menikmati permainannya sendiri. Ah, tidak sabar membuat kegiatan dengan bahan-bahan tersebut. Sampai berjumpa di tulisan selanjutnya 🙂