Gak Perlu Piknik, Bahagia Itu Mudah

Sering ya mendengar ketika seseorang sedang kurang fokus atau penat dibilang “kurang piknik” atau bahkan disarankan untuk “piknik dulu” dalam artian liburan atau berhenti sejenak dari rutinitasnya. Well, saya salah satu yang dulunya penganut kalimat “harus piknik dulu” alias liburan. Namun lalu saya menyadari satu hal bagaimana kalau saat itu kita sedang tidak bisa “liburan”? Apa lantas kita berlarut-larut dalam kepenatan itu?

Lalu apakah me-time itu penting bagi kehidupan seorang ibu? Bagaimana kalau kondisi membuat ia tidak dapat me-time?

Gak perlu piknik, bahagia itu mudah.

Saya setuju dengan sepenggal kalimat tersebut yang saya baca saat surfing di internet. Ketika kita dapat bersyukur dan meluruskan kembali pikiran. Maka kita tidak perlu menunggu momen “piknik” atau liburan untuk kembali segar dan produktif.

Di rumah bersama 2 orang balita dan 1 bayi saat suami berangkat kerja beberapa minggu menjadi momen melatih diri untuk memperpanjang sumbu kesabaran. Melatih diri untuk selalu menata pikiran karena tidak mungkin saya berhenti sejenak ketika ada bayi yang sedang menangis ingin nyusu atau balita yang memanggil karena lapar ingin makan.

Jangan salah, banyak saat-saatnya saya korslet. Tetapi ketika kita dapat mengontrol pikiran kita dan menyalurkan emosi dengan tepat maka sungguh bahagia itu mudah. 

Lalu bagaimana menghadapi rasa jenuh dan penat dari keseharian? Tidak, saya tidak memberikan tips tetapi hanya sharing yang saya lakukan.

1. Tarik nafas

Fokus pada nafas ketika marah akan meredakan sejenak emosi yang muncul.

2. Ciptakan me-time berkualitas

Tidak perlu ke salon atau jalan-jalan. Sekedar mandi saja bisa menyegarkan. Menulis blog ini juga salah satu me-time saya.

3. Bersosialisasi

Kemana-mana membawa rombongan sirkus itu memerlukan energi yang sangat besar. Namun sesekali perlu untuk membuat diri waras. Sekedar bertukar kabar ketika jemput anak sekolah saja sudah cukup. Sisanya bisa lewat sosial media. Namun skip saja bacaan-bacaan yang penuh amarah atau bikin baper di linimasa. 

4. Turunkan standar

Terkadang kita ingin semua dilakukan dengan sempurna. Mainan harus rapi, lantai harus spotless. Saya mendelegasikan mainan kepada anak-anak. Jadi ketika ada mainan yang tidak pada tempatnya ya wajar saja. Yang penting lantai sudah disapu dan pel serta tempat tidur bersih. Kalau berharap lantai selalu kinclong bisa stress tak berujung (efek rambut rontok paska melahirkan).

3. Tidur yang cukup 

Karena “tidur saat anak-anak tidur” adalah suatu hal yang tidak selalu memungkinkan. Maka saya selalu bilang ke anak-anak ketika saya ngantuk mereka main berdua dulu. Maka akhirnya mereka pun terbiasa ketika saya tertidur bersama bayi siang-siang. Namun harus siap dengan segala konsekuensinya.

4. Makan banyak (dengan gizi seimbang tentunya)

Kadang susah mencari waktu tenang untuk makan. Jadi kadang makan sambil gendong bayi atau bayi di stroller atau swing. 

5. Salurkan emosi

Saluran emosi saya adalah dengan bercerita kepada suami atau berdoa. Bisa juga dengan menangis. Yang terakhir cuci beras. Hahaha… Aneh ya. Tapi itulah cara saya menyalurkan emosi.

6. Bersyukur 

Terdengar sederhana tetapi butuh latihan🙂 Tetapi masih bisa bernafas saja sudah menjadi alasan kuat untuk bersyukur kan?

Jadi 6 hal tersebut yang biasa saya lakukan. Bukan berarti saya tidak pernah marah-marah ya. Pernah kok… Tetapi dengan melakukan 6 hal tersebut maka berkurang rasa bapernya (kalau bawaan laper sih selalu).

Momen melatih kesabaran. LOL

Tagged , , , ,

4 thoughts on “Gak Perlu Piknik, Bahagia Itu Mudah

  1. echaimutenan says:

    ke Alfamart juga…itu menyenangkan wkwkwk buat aku itu piknik mbaa

  2. Agnes Ambarwulan Setyarini says:

    Mika budhe jadi LOL juga baca blog nya mama nihhhh…
    Itu tepung kenapa salah tempat dek? jangan ditaruh dikasur dan lantai donk ….tapi taruh di lantai kamar tamu jo….wkwkwkw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: