2 Balita dan 1 Bayi

Sudah hampir 2 bulan sejak tulisan terakhir di blog mikadoproject ini. Setelah kurang lebih hampir 39 minggu, akhirnya saya melahirkan pada tanggal 25 April 2016. Prosesnya cukup lancar dan pemulihan pasca melahirkan berjalan normal.

Welcome to the world Benedict

Walau sudah 2 kali melahirkan sebelumnya. Kali ini suatu pengalaman yang baru karena melahirkan di Jakarta.

Malam sebelumnya masih sempat foto-foto

Semua menginap di rumah sakit

Bagaimana rasanya memiliki 2 balita dan 1 bayi di rumah? Seru! Mikha sedikit cuek namun Deo yang penasaran ingin dekat dengan adik bayinya dan bahkan minta untuk difoto dengan Ben.

Ben usia 1 minggu bersama Deo

Sebulan pertama cukup santai karena suami mendapatkan cuti panjang. Setelah suami kembali ke site dan kamipun kembali memulai rutinitas baru. Sebelum melahirkan sempat rantangan namun saat melahirkan saya berhenti dan belum memulai lagi. Sempat berpikiran untuk masak sendiri dengan pertimbangan menunya akan sesuai dengan selera anak-anak. Namun beberapa hari berjalan setelah suami berangkat, saya merasa keteteran mengatur waktu untuk masak. Yang akhirnya tambah boros karena pesan antar.

Ya, kami sehari-hari ber-4 saja. Kalau ditanya kenapa tidak memakai asisten. Well lebih karena saya merasa risih kalau ada orang lain di rumah. Plus terlalu banyak cerita-cerita cliche tentang asisten rumah tangga. Saya tidak punya energi lebih untuk itu. Dengan segala kemudahan yang disediakan di sekitar rumah, maka saya dapat bilang saya sanggup untuk mengurusi rumah dan juga anak-anak.

Lelah? Pasti. Tidur yang cukup menjadi kunci utamanya. Yang ke-2 adalah menciptakan me time semaksimal mungkin. Tidak sulit untuk membangun rutinitas anak-anak. Hanya perlu konsisten. Terkadang ada rasa malas untuk stick to schedule karena ingin leyeh-leyeh, tetapi hasilnya malah semakin sulit untuk saya mengatur ritme kembali. Yang ada saya malah tidak dapat mengatur emosi dan ujung-ujungnya marah-marah.

Saat ini kami masih up and down dalam menjalani hari-hari kami karena belum sepenuhnya dapat konsisten dalam mengatur waktu dan juga emosi. Namun perjalanan yang sangat seru dan penuh tantangan untuk dijalankan.

image

Jalan ber-4 untuk beli buah

image

Bermain bersama-sama

image

Salam dari kami untuk para pembaca *pede ada yang baca*

13 thoughts on “2 Balita dan 1 Bayi

  1. Salam dari pembaca untuk penulis, 2 balita dan 1 bayi ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

  2. Ummu Almas says:

    Aku aku bacaaaaa, sesama pelaku ๐Ÿ˜‚

  3. ratna says:

    selamat bersenang2 dengan 3 jagoan๐Ÿ˜‰

  4. rahmiaziza says:

    Selamat maak atas kelahiran anak ketiga. Seru pastinya yaa, rumah jadi ramee.

  5. bunda rizma says:

    selamaaaat, akhirnya mikado punya adik. baru tau. ikut berbahagia. seru banget pasti yaaaa di rumah, saluuut! Semangat mb wien๐Ÿ™‚

  6. upiw says:

    kak wiena kereeeeeeen… salut…!

  7. Duh.. 2 balita 1 bayi… ggbisa bayangin ribetnya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: