Monthly Archives: January 2015

Masukkan Kancing Warnanya!

Saat di Jakarta kami pernah bermain dengan kancing berwarna yang saya beli dari salah satu online shop di instagram. Nah, kali ini kami bermain kembali dengan kancing-kancing tersebut namun dengan cara yang berbeda. Kebetulan ada kotak kardus tidak terpakai jadi saya buatkan lubang-lubang sebesar masing-masing kancing tersebut.

image

Abang seru memasukkan kancing sedangkan adek mengamati.

image

Dan menyoraki abang ketika berhasil.

image

Adek juga sempat mencobanya ketika abang belum bangun.

Hasil observasi:
– abang tertarik dengan permainan ini dan ia menyebutkan warna sambil sesekali menghitung lubang yang ada di kancing.

– adek lebih seru mengamati abang bermain. Ketika diberi kesempatan bermain sendiri pun ia hanya bermain sebentar lalu bermain dengan mainan lainnya.

Yang dapat dipelajari:
– stimulasi motorik halus
– warna, berhitung, ukuran, bentuk
– bahasa, kosakata

Advertisements
Tagged ,

Bermain Waterbeads (part 2)

Jika kemarin saya bermain waterbeads dengan adek, hari ini mendapatkan kesempatan untuk bermain dengan abang 🙂

image

Merasakan waterbeads

image

Memindahkan waterbeads dengan truk.

image

Seru berimajinasi

image

Mencoba mengambil waterbeads dengan capitan.

Hasil observasi:
– abang sangat tertarik dengan waterbeads sehingga rentang waktu bermainnya cukup panjang. Saya sempat meninggalkannya bermain sendiri. Ia dapat menemukan permainan lain sendiri menggunakan capitan dan waterbeads.

Yang dapat dipelajari:
– motorik halus, koordinasi tangan
– berhitung, jumlah, warna
– imajinasi

Note: Butuh pengawasan dalam permainan ini

Tagged , ,

Bermain Dengan Waterbeads

Hari ini saya berkesempatan untuk berkegiatan one-on-one dengan abang dan juga adek. Dikarenakan saya cukup sering menulis tentang kegiatan abang, maka kali ini saya akan menulis kegiatan saya dengan adek.

Saat kami di Jakarta, saya membeli waterbeads. Memang waterbeads ini sudah lama saya cari. Media yang sering digunakan sebagai media tanam ini banyak digunakan untuk sensory play. Itu pula yang kami lakukan hari ini, menstimulasi panca indera 🙂

Waterbeads ini kalau tidak salah pernah diangkat menjadi berita di media Indonesia. Media mengatakan kalau mainan ini membahayakan karena kecil dan bisa termakan. Oleh karena itu, saya memilih untuk menggunakan media ini ketika abang sedang pergi sehingga saya dapat berkonsentrasi untuk mengawasi adek dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

image

Waterbeads sebelum direndam air. Biasa dijual seribu sampai tiga ribu rupiah.

image

Sekitar 1 jam kemudian, waterbeads mengembang dan siap untuk dimainkan.

image

Ditambahkan binatang laut

image

Adek berusaha memindahkan waterbeads dari satu wadah ke wadah lainnya.

image

Sempat merasakan waterbeads dengan kaki 😀

Hasil observasi:
– adek sangat tertarik dengan waterbeads. Ia tidak ragu untuk memegang dan memindahkan waterbeads tersebut.

Yang dapat dipelajari:
– stimulasi motorik halus, koordinasi tangan
– warna
– bahasa, kosakata, bercerita, imajinasi

Note: Butuh pengawasan dalam permainan ini

Tagged , ,

Mari Menggambar Truk

Masih berlanjut dengan kegiatan di tulisan “Truk Semen, Truk Sampah, Truk Penggali dan Truk Lainnya!“, atas hasil observasi ketertarikan abang atas warna maka hari ini saya ingin fokus pada warna. Walaupun sebenarnya kegiatan ini tidak spesifik tentang warna. Saya mengajak anak-anak untuk menggambar truk-truk yang mereka mainkan di kegiatan sebelumnya.

image

Untuk abang saya menyediakan spidol dengan 3 warna berbeda sedangkan adek hanya 1 warna saja.

image

Menggambar truk.

image

Adek corat coret.

Dari kegiatan ini yang saya dapatkan adalah:
– Abang lebih tertarik menggambar dengan menggunakan truk untuk membentuk gambarnya (bukan melihat dan menggambar truk tersebut). Ia masih belum menemukan posisi yang nyaman dalam memegang alat tulis dan kegiatan ini tidak terlalu dapat membuatnya duduk lama-lama. Ia menyebutkan warna.

– Meskipun adek terlihat nyaman memegang alat tulis, ia belum tertarik lama-lama melakukan kegiatan ini.

Yang dapat di pelajari:
– stimulasi motorik halus
– warna, bentuk
– kreativitas, menggambar, imajinasi
– bahasa, kosakata, memabaca

Tagged , , , ,

Truk Semen, Truk Sampah, Truk Penggali dan Truk Lainnya!

Hari ini kami melakukan aktivitas hasil dari observasi yang saya lakukan di permainan sebelumnya (klik untuk melihat tulisan). Saya mengajak anak-anak untuk bermain dengan berbagai jenis truk. Ternyata banyak juga yang kami miliki ya. Hehehe…

image

Peralatan main yang telah disiapkan sebelumnya.

image

Selain truk ada kardus dan juga balok kayu.

Setelah mandi dan sarapan, langsung mereka meluncur ke area main.

image

Masing-masing langsung sibuk sendiri.

image

Bermain bersama.

image

Membangun dan menghancurkan dengan traktor.

image

Buku-buku digunakan untuk memperkenalkan nama-nama truk.

Saya memang sengaja menyediakan mainan yang cukup banyak untuk melihat minat anak-anak lebih ke arah mana (untuk kegiatan selanjutnya dan juga agar dapat ditinggal masak).

Hasil Observasi
Dari sesi permainan ini saya mendapatkan:
– Abang sangat tertarik dengan jenis-jenis truk terutama ‘excavator’. Ia mulai tertarik dengan warna dan bentuk (sering menyebutkan selama bermain) dan ia membangun bangunan dari balok untuk dihancurkan kembali.

– Meskipun sepanjang aktivitas adek lebih banyak mengikuti permainan abang, namun terlihat bahwa ia tertarik meluncurkan truk di seluncuran mobil dan ketertarikannya masih pada roda-roda truk tersebut.

Yang dapat dipelajari di aktivitas ini:
collaborative play (bermain bersama) dan bermain independen
– kreativitas, membuat bangunan
– menyelesaikan masalah (ketika berebutan), mengenal emosi
– mengenal jenis kendaraan, bentuk, warna, berhitung, kosakata, membaca
– mengelompokkan jenis kendaraan, bentuk/warna balok
– mencocokkan benda dengan gambar
– stimulasi motorik halus, koordinasi tangan.

Demikian hasil bermain hari ini. Banyak sebenarnya yang saya pelajari dari mengamati anak-anak bermain, namun saya akan menggunakan hasil observasi yang tertera di atas untuk fokus aktivitas anak-anak selanjutnya.

Tagged , , , ,

Kami Kembali!

Hore… Akhirnya bisa posting perdana di tahun 2015. Agak sedikit telat karena memang baru kembali ke rumah setelah liburan yang sangatttttttt panjaaaaaaaang. Hehe…

Jadi setelah sekitar 3 bulan rumah dan mainan ditinggal, kami kembali dengan ruang dan mainan yang penuh debu. Arghhh… Hal yang pertama saya lakukan adalah membersihkan mainan dan menata kembali ruang main agar anak-anak dapat bermain secara independen saat saya melakukan pekerjaan lain. Setelah 3 kali pel akhirnya lumayan bersih juga *lap keringat*

image

Hari pertama kembali ke rutinitas, anak-anak senang melihat mainan-mainannya (ada mainan baru juga). Yang saya lakukan? Mengamati permainan mereka agar dapat membuat aktivitas main mereka 🙂

image

Adek masih mengamati & eksplorasi balok, abang mulai membuat bangunan

image

Membuat bangunan dengan balok.

image

Menghancurkan dan mengamati bangunan.

image

Adek berpindah dan bermain mobil-mobilan.

Hasil pengamatan di sesi permainan kali ini:
– Abang sudah tertarik membuat sesuatu menggunakan balok kayu. Ia juga tertarik dengan kendaraan ‘excavator’ yang ia gunakan untuk menghancurkan bangunan yang telah ia buat. Ia juga mulai tertarik dengan mainan hewan laut.

– Adek belum tertarik dengan balok kayu. Ia hanya mengamati, melempar-lempar, dan kemudian berpindah bermain dengan mobil-mobilan. Ia lebih tertarik meluncurkan mobil-mobilannya.

Oke, kira-kira aktivitas apa ya yang bisa dilakukan dari hasil pengamatan di atas. Hmmm… Tunggu postingan berikutnya ya 😉

Tagged , , ,