Jangan Bosan Memperkenalkan Aktivitas Baru Kepada Anak

Sewaktu saya mengajar di early childhood education program dulu, seringkali orang tua bercerita bahwa yang dimainkan anaknya “itu-itu” saja. Well memang anak kecil itu ketika menemukan suatu benda atau permainan yang ia suka maka ia akan selalu kembali pada benda atau permainan tersebut sampai ia merasa ada hal/benda lain yang menarik baginya.

Lalu apakah lantas kita selalu mengikuti minatnya saja? Apakah kami sebagai orang tua menganggap minat anak sekarang akan menjadi bakat bila diasah? Kedua anak kami masih berusia 30 bulan dan 12 bulan (hampir). Kegemarannya dalam bermain mobil-mobilan tidak kami anggap sebagai bakat dalam bidang otomotif nantinya, atau kesukaannya bermain bola tidak berarti bakatnya nanti sebagai pemain bola atau aksi panjat yang kerap kali membuat kami jantungan membuat kami menyimpulkan bakatnya adalah atlit panjat. Ya, memang masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan karena usia mereka yang masih 30 bulan & 12 bulan belum terekspos dengan berbagai macam kegiatan.

Lalu bagaimana agar anak terekspos dan terstimulasi di bidang lain ketika apa yang ia mainkan hanya “itu-itu” saja? Sebagai orang tua harus cermat mengamati (ini kami pun masih tahap pembelajaran), kreatif dan pintar-pintar cari cara mengembangkan permainan anak (terima kasih dunia maya). Saya sempat menulis tentang “Mengembangkan Permainan Anak” di blog ini. Kurang lebih tulisan ini melanjutkan topik yang pernah saya share pada tulisan tersebut.

Sebagai contoh, ada 2 mainan yang disukai oleh Mikha. Mobil-mobilan dan bola. Terlihat sekali ketika ia bermain dengan bola atau mobil-mobilan, ia akan mampu bertahan cukup lama dan bermain independen dengan dua benda tersebut.

Banyak sekali permainan yang dapat dikembangkan dengan menggunakan mainan mobil-mobilan. Kami cukup sering bermain dengan tema “mobil-mobilan” dan sering pula menyelipkan mainan mobil pada saat memperkenalkan aktivitas baru. Kegiatan yang pernah kami lakukan, antara lain pernah saya tulis di blog ini seperti:

Satu-satu
Earth Week: Mobil Kardus
Kancing Besar, Sedang dan Kecil
Mobilnya Masuk Bengkel
Sensory Play: Bermain Salju
Brr… Dingin

Begitu pula dengan aktivitas menggunakan bola. Ketika mendengar kata “bola” maka yang terlintas dalam pikiran pasti kegiatan yang berhubungan dengan motorik kasar. Namun sebenarnya bola dapat juga digunakan untuk kegiatan yang lebih “kalem”. Beberapa kegiatan yang pernah kami lakukan dengan menggunakan bola antara lain:

Main Air Yuk
Membuat Bola Kertas
Sensory Play: Bola Merah, Bola Hijau
Mana Bolanya Ya?

Ada pula kegiatan yang kami lakukan hasil penggabungan dari dua mainan favorit anak-anak. Sebelumnya Mikha sempat minta ijin untuk bermain dengan kelereng dan tidak disangka ia memanfaatkan kotak baju (yang sudah beberapa minggu belum dibereskan *keplak diri*) dan menggelindingkan kelerengnya di tutup boks baju tersebut. Sayapun akhirnya mengembangkan permainannya dengan menambahkan beberapa atribut untuk bermain.

Bahan:

image

"gawang" dari kotak bekas, mobil-mobilan, bola kecil (atau kelereng), dan tentunya di atas tutup boks seperti di gambar.

Kegiatan:
Karena awalnya ini merupakan kegiatan anak, maka Mikha pun langsung saja seru bermain sendiri😀

image

Lama-lama sadar kalau menyentil (apa bahasanya ya?) atau mendorong kelerengnya tidak boleh terlalu keras atau terlalu pelan.

image

Berinisiatif mengambil mobil-mobilan lain dan melanjutkan pretend play

image

Adek bangun dan ikutan eksplorasi (mengacak-acak)

image

Kesempatan untuk berkolaborasi dalam bermain (dalam hal ini abang menuntun adek).

Yang dapat dipelajari:
– Motorik halus: mengatur kekuatan tangan dan jari.
– Bahasa: kosakata, bercerita
– Warna, berhitung
– Bermain bersama (collaborative play).
– Menstimulasi inisiatif dan kreatifitas anak.
– Bermain secara independen.

Kami juga saat ini sedang tahap mengenalkan sebanyak-banyak aktivitas kepada kedua anak kami. Termasuk aktivitas yang menggunakan alat tulis yang belum terlalu dilirik oleh Mikha karena minatnya masih dominan di kegiatan motorik kasar, musik dan mobil-mobilan.

Jadi, jangan pernah bosan untuk mengajak anak mencoba aktivitas-aktivitas yang beragam ya🙂

Disclaimer: Tulisan ini berdasarkan pengalaman selama mengajar dan diterapkan bagi kedua anak kami yang ternyata cukup efektif untuk keseharian kami.

Tagged , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: