Five Little Monkeys

Halo pembaca setia MikaDoProject (pede banyak yang baca). Sepertinya ini merupakan tulisan terakhir di bulan mei ini karena kami akan berangkat liburan (yeay!). Bukan liburan sebenarnya karena ada beberapa acara komunitas di Samarinda jadi sekalian refreshing dulu di Balikpapan πŸ™‚

Ada yang pernah dengar lagu “Five Little Monkeys”? (Klik link untuk liat video). Mikha suka lompat-lompat di atas tempat tidur, sehingga saya ingin mengingatkan akibat melompat-lompat di atas tempat tidur dengan beraktivitas dengan lagu tersebut. Kami sering menyanyikan lagu itu dan setelah melihat ide permainan dari blog Lets Play Music, maka saya membuatkan alat peraga dari kertas karton dan ditempelkan pada stik popsicle. Kegiatan dapat dilihat dari foto-foto di bawah.

image
Ada monyet, dokter dan telepon.
image
Ditancapkan pada kotak bekas
image
Lalu kami bernyanyi.
image
Setiap lirik monyet jatuh, monyet-monyetannya di tarik πŸ™‚

Kami bernyanyi sampai tenggorokan kering πŸ˜€ Kegiatan bernyanyi ini juga dapat dijadikan aktifitas untuk memperkenalkan berhitung lho.

Sampai berjumpa di tulisan selanjutnya πŸ™‚

Advertisements

Ide Permainan Yang Terinspirasi Dari Lagu Anak

Akhir-akhir ini kami lebih sering memainkan mainan hasil buatan sendiri. Tulisan kali ini saya akan sharing 2 permainan yang terinspirasi dari lagu. Kami melakukan kegiatan dengan memanfaatkan mainan yang dibuat sendiri atau peralatan sehari-hari yang tersedia di rumah.

“Old Mcdonald had a farm. Eaaa eaaaooo…”

Pasti tau dong lagu tersebut? Beberapa kali Mikha suka mendengarkan dan menyanyikan lagu Old Mcdonald itu. Saya baru sadar di rumah mainan hewan itu hampir tidak ada. Karena sindrom akhir bulan belum gajian menghindari membeli mainan baru, akhirnya kami (dengan bantuan papa) membuat maket peternakan dari barang-barang yang ada di rumah.

image
Peternakan kami πŸ™‚
image
Eksplorasi dan pretend play
image
Adek ikutan main πŸ˜€
image
"Ini mooo dek"

“Polly put the kettle on and make some tea… “

Lagu ke dua merupakan lagu tentang “Polly” yang memasak teh, sup dan menggoreng telur. Mikha suka sekali bila diajak masak atau membuat kue, jadi kadang ia pun sering pura-pura memasak dengan alat-alat seadanya. Lalu sayapun mengajaknya bermain masak-masakan dengan menggunakan alat-alat yang tersedia di rumah.

image
Saya buatkan menu makanan.
image
Membaca menu.
image
Mulai masak πŸ™‚
image
Latihan motorik juga.
image
Ini jus dan mie pesanan saya πŸ˜€
image
Adek ikutan…

Ternyata anak-anak terlihat lebih antusias dengan mainan-mainan tersebut meskipun mayoritas bahan yang dipakai adalah barang-barang bekas.

Bermain Dengan “Tenda” Kain

Akhir-akhir ini Mikha sedang gemar bermain atau sekedar tidur-tiduran di bawah selimut. Pengen sebenarnya membelikan tenda-tendaan untuk anak-anak bermain namun karena rumah kami yang ukurannya mini, bingung juga mau menyimpannya dimana. Akhirnya kami memanfaatkan kain-kain bekas alas untuk membuat tenda-tendaan πŸ™‚

image
Tenda dari kain.
image
Ada yang lagi serius bermain di dalam.
image
Mengintip adek yang ada di luar "tenda"
image
Nyaman sekali di dalam ya nak.

Tidak perlu membeli tenda mainan ternyata ya. Cukup dengan kain dan bahan seadanya anak pun sudah senang sekali πŸ™‚

Apa Yang Bisa Dilakukan Dengan Anggota Tubuhmu?

Di kala cuaca tidak mendukung untuk bermain di luar, kami akhirnya mencari permainan motorik yang dapat dilakukan di dalam rumah.

Mikha sebenarnya sudah cukup fasih dengan nama-nama anggota tubuh, namun saya ingin memperluas kosakatanya dengan memperkenalkan gerakan-gerakan yang dapat dilakukan dengan anggota tubuh tersebut.

Bahan:

image
Beberapa gambar bagian tubuh yang ditempelkan ke lantai, gelas plastik dan bola

Kegiatan:
Awalnya saya mau mengajak Mikha main hopscotch, namun ia terlihat kurang tertarik sehingga saya menambahkan gelas plastik dan bola.

Ajak anak untuk menjatuhkan gelas plastik dengan bola. Lalu ajak anak lihat gambar apa yang ada pada lantai.

image
"Nose… Hidung… "
image
"Ear"

Setelah anak menyebutkan gambar, kita dapat mengajaknya untuk menyebutkan gerakan apa yang dapat dilakukan dengan anggota tubuh tersebut. Contoh:
– kaki: lompat, lari di tempat, dsb
– kepala: geleng-geleng, mengangguk, dsb

image
"Eyes… Mata". Ayo kedip-kedip mata πŸ™‚

Tujuan kegiatan:
– stimulasi bahasa: kosakata, bercerita
– stimulasi panca indera
– stimulasi motorik

Oh iya, saya sempat menunjukkan gambar anggota tubuh yang lengkap dan menyelipkan pesan untuk menjaga tubuh dan bagian apa yang tidak boleh dilihat atau dipegang orang lain. Permainan sederhana namun ternyata bisa dikembangkan dengan luas ya πŸ™‚

Ada Apa Di Lantai?

Satu lagi kegiatan yang saya fokuskan kepada Deo. Sebenarnya memang dari dulu berencana membuat sensory board dan ditempelkan ke tembok, tetapi karena malas tidak ada waktu jadinya kami bermain lantai pancaindera (sensory floor) saja πŸ™‚

Bahan
Saya memilih beberapa bahan untuk ditempelkan di lantai.

image

Kegiatan
Deo bereksplorasi dan merasakan tekstur

image

image
Abang ikutan juga.
image
Ada koin di bawah plastik
image
Seru berpindah-pindah. Penasaran yah dek πŸ˜€

Kegiatan sederhana yang bertujuan untuk menstimulasi panca indera bayi dan ternyata seru juga buat anak seusia Mikha.

Jatuhkan Gelasnya!

Aktifitas yang dilakukan sehari-hari biasanya mengacu pada minat Mikha. Deo biasanya ikutan bereksplorasi sesuai dengan kemampuannya. Jadi kalau melakukan kegiatan yang tidak aman bagi Deo (seperti aktifitas dengan cat) maka saya menunggu jam tidurnya Deo terlebih dahulu. Ada kalanya saya mendapatkan waktu berdua saja dengan Deo, dan waktu itu saya dapat fokus beraktifitas dengan bayi hampir 11 bulan itu.

Salah satu kegiatan yang sering kami lakukan adalah menyusun dan menjatuhkan barang. Ok, yang menyusun saya dan tentunya Deo yang menjatuhkan. Hehe…

image
1… 2… 3… Gelas plastik jatuh seketika

Tantangannya adalah mengalihkan perhatiannya sementara sewaktu menyusun gelas-gelas tersebut. Kalau tidak dialihkan boro-boro deh mau disusun, karena memang seusia Deo rasa penasarannya amat sangat tinggi.

image
Latihan merangkak

Memang tidak terlalu sering momen-momen kegiatan khusus dengan Deo, jadi kalau ada momen berdua ya dimaksimalkan πŸ™‚

image
Bereksplorasi dengan gelas plastik

Kelerengnya Meluncur

Memulai hari dengan permainan yang sederhana untuk membangun mood anak dan membuat rencana bermain. Itu yang biasa kami lakukan sehari-hari. Walau lebih seringnya kami sekedar berbincang-bincang saja di tempat tidur sebelum memulai hari. Saya pernah menulis tentang kegiatan “Plan, Do, Review” di tulisan berjudul “Meningkatkan Minat & Kemampuan Anak Bercerita” dan kegiatan berikut adalah salah satu permainan untuk kegiatan “Plan” atau membuat rencana.

Bahan
– kelereng
– gulungan/roll bekas tissue atau plastik.
– wadah menampung kelereng

image
Siapkan agar kelereng yang meluncur jatuh pas di wadah.

Kegiatan
Ajak anak untuk meluncurkan kelereng dan setiap ia meluncurkan kelerengnya, kita dapat menanyakan rencana apa yang akan dilakukan pada hari itu. Jadi setiap kelereng melambangkan satu kegiatan.

image
Masukkan dari atas.
image
Kelerengnya meluncur
image
Masuk ke wadah πŸ™‚

Selain untuk kegiatan “planning”, permainan ini juga dapat dijadikan momen untuk belajar berhitung.

Yang dapat dipelajari:
– Bahasa: kosakata, bercerita, membuat rencana
– Berhitung
– Stimulasi motorik halus (fine motor)

Akhir Pekan Bermain Musik

Tidak terlalu banyak pilihan hiburan atau tujuan wisata bagi kami yang tinggal di kota kecil ini untuk menghabiskan waktu di akhir pekan. Kami akhirnya memang lebih banyak menghabiskan waktu bersama di rumah. Agar anak-anak tidak bosan, kami benar-benar harus kreatif mencari kegiatan yang menghibur di rumah.

Anak-anak (terutama Mikha) suka sekali yang namanya musik dan bernyanyi. Akhirnya muncul ide untuk membuat alat musik sendiri. Dulu sebelum adik Deo lahir, saya sempat membuat alat musik marakas dari gelas plastik dan beras. Kali ini saya membuat alat musik gitar dan xylophone.

image
Gitar dari kotak bekas dan karet.
image
Xylophone dari kotak bekas, mainan UNO Stacko serta kelereng & sedotan untuk pemukulnya.

Sebenarnya anak-anak ada alat musik mainan keyboard tetapi terlihat mereka lebih seru bermain dengan alat-alat musik buatan ini.

image
Main gitar. Jrenngg... Jrenngg…
image
Adik bermain marakas
image
Main musik sambil bernyanyi.
image
Masih seru bermain musik.

Memang tidak perlu mainan mahal-mahal untuk menyenangkan anak-anak ya. Yang penting kehadiran orang tua, mau mainan bekas pun tidak masalah πŸ™‚

image
Menyanyi dengan mic buatan πŸ™‚

Mobilnya Masuk Bengkel

Sejak rangkaian kegiatan “Earth Week” yang kami lakukan beberapa waktu yang lalu, Mikha jadi lebih sering minta membuat mainan sendiri dengan barang-barang bekas. Kegiatan kali ini terinspirasi dari tulisan yang saya baca ketika membuka Facebook. “13 Fun Toy Car Activities For Kids”, dari judulnya saja sudah pas sekali dengan Mikha yang mainan kesukaannya mobil-mobilan.

Kami memiliki alas main bergambar jalanan mobil jadi dengan menambahkan “bangunan” dari kotak-kotak bekas, permainan menjadi lebih seru dan dapat dikembangkan.

Bahan
– kotak bekas
– lem/plaster
– stik es
– spidol

Kegiatan

image
Saya membuat bangunan seperti gambar di atas & Mikha mewarnainya dengan spidol
image
Perbaiki mobil di bengkel.
image
Ada jalanan menuju lantai 2 πŸ˜€
image
Bengkelnya tutup.

Saya sempat meninggalkan Mikha bermain sendiri dan ketika kembali “bengkel” sudah berubah bentuk πŸ™‚

image
"Rumah mobil" versi Mikha.

Yang dapat dipelajari
– Bahasa: kosakata, bercerita
Pretend play
– kreatifitas, imajinasi
– konsep ruang & posisi benda

MikaDo Bermain Air

Sebagian besar anak pasti suka sekali yang namanya air, dan begitu pula dengan MikaDo. Kamipun akhir-akhir ini sering beraktifitas yang berhubungan dengan air. Dikarenakan kalau bermain air secara khusus itu boros (kan harus mengajarkan anak menghemat air ya), akhirnya momen mandi adalah waktu yang tepat melakukan kegiatan yang berhubungan dengan air.

Foam Bubbles Sensory Play

image
Sabun cuci tangan berbentuk busa.

Aktifitas ini terinspirasi dari kegiatan Super Easy Sensory Play: Soap Foam. Kebetulan kami ada sabun cuci tangan yang berbentuk busa jadi kami tidak perlu membuatnya. Anak-anak mengeksplorasi tekstur busa dan Mikha juga sempat mencium aroma sabun berbusa tersebut. Saya juga sempat menambahkan air sehingga tekstur menjadi sangat encer. Sayang saya tidak sempat foto kegiatannya karena terlalu fokus memerhatikan Deo agar tidak memasukkan busa ke mulut.

Bubble Bath

image
Campuran air dan sabun.

Mandi sekaligus sensory play, ah seru sekali. Anak-anak sampai sempat tidak mau keluar.

image

image

Kapal Laut Dari Barang Bekas
Akhir-akhir ini kami juga sedang suka membuat mainan dari barang-barang bekas yang ada di rumah. Kami sempat membuat kapal dari botol bekas, kotak bekas es krim dan sedotan lalu memainkannya πŸ™‚

image
Kapal botol & kapal kotak eskrim πŸ˜€
image
Kapal-kapalnya mengambang di air
image
Tiup-tiup kapal agar bergerak.

Itu beberapa permainan dan aktifitas air sederhana yang menyenangkan bagi anak-anak di runah. Kira-kira main apa lagi ya?