Monthly Archives: January 2014

8 Peralatan MPASI

Sudah genap sebulan adik Deo MPASI, makanannya pun semakin beragam. Memasuki usia 7 bulan ini, ia mulai makan 3x sehari. Pagi: puree buah, siang dan sore: makan ‘berat’ (biasa makan siang dan sore menunya sama). Kali ini saya tidak menulis tentang menu makanannya tetapi sekedar ingin berbagi tentang peralatan yang dipakai sehari-hari dalam membuat dan menyajikan makanan Deo.

Kalau pas Mikha dulu, jauh-jauh hari sudah heboh dan bingung mempersiapkan segala alat, sekarang lebih santai dan seadanya. Mungkin sudah anak ke-2 jadi lebih relax (atau karena ada balita juga jadi cari yang ringkas). Berikut peralatan tempur sehari-hari yang saya pakai untuk menyiapkan menu bayi 7 bulan ini.

1. Saringan

image

Saringan stainless steel yang dibeli saat Mikha MPASI 1,5 tahun yang lalu masih awet dan terpakai untuk menyaring makanan Deo. Keluar kota saringan ini tidak ketinggalan dibawa.

2. Blender

image

Kalau pas jamannya Mikha masih sempat memakai alat ini untuk beberapa makanan, kali ini saya gunakan hanya ketika membuat puree buah. Tidak ada blender spesifik, sekarang di rumah mertua pun memakai blender yang ada disini.

Saya juga sempat mencoba menggunakan grinder yang dipinjamkan teman untuk menghaluskan makanan, namun ternyata lebih nyaman manual dengan saringan.

image

3. Parutan

image

Parutan stainless steel jaman Mikha juga masih bagus namun belum terpakai karena tekstur makanan Deo masih terbilang halus sehingga masih saringan menjadi alat idaman. Namun alat ini berguna pada saat tidak memiliki blender dan ingin membuat puree buah yang tidak dikukus terlebih dahulu.

4. Kukusan/dandang

image

Alat ini merupakan alat wajib bagi saya karena seluruh makanan Deo adalah hasil mengukus. Alat ini tidak dibeli khusus tetapi memang memakai yang ada di rumah.

5. Talenan & Pisau

image

Sebenarnya harusnya 2 alat ini dipakai khusus agar higenis ya, tetapi saya hanya ekstra memastikan alat yang dipakai bersih.

6. Panci Kecil

image

Alat ini berguna sekali untuk membuat bubur dan kaldu dalam porsi kecil.

7. Alat Makan

image

Awal memperkenalkan makanan saya memisah-misahkan masing-masing makanan sehingga menggunakan mangkuk/piring yang ada batasnya. Sewaktu Mikha saya tetap memisahkan sampai ia berusia hampir 1 tahun karena memang anaknya lebih suka tidak dicampur. Nah kalau Deo lebih suka dijadikan 1 mangkuk/piring seperti gambar di bawah ini.

image

Yang dimasak bersamaan hanya beras dan ayam, sayurnya tetap dikukus terpisah.

8. Kursi Makan

image

Di rumah kami memiliki high chair. Namun karena high chair terlalu tegak dan tidak dapat direbahkan sehingga Deo makan di bouncer atau stroller.

image

Demikian 8 perlengkapan makan adik bayi. Murah, meriah dan sederhana. Sebagai penutup tulisan ini berikut dipersembahkan bayi Deo 7 bulan…

image

Santai ya dek kayak di pantai 😀

Tagged ,

Komunitas Forum ASI Kalimantan Timur

Setelah posting tentang acara Garage Sale FormASI Kaltim kemarin saya jadi ingat sebelumnya berencana untuk menulis tentang acara bulan Desember lalu. Berhubung sudah basi (pakai banget) tetapi sayang kalau tidak di share, jadi sekalian memperkenalkan komunitas saja ya.

Forum ASI Kalimantan Timur atau lebih sering disingkat menjadi FormASI KalTim merupakan suatu komunitas yang terdiri dari sekelompok ibu-ibu yang peduli terhadap pemberian ASI eksklusif bagi bayi. FormASI ini merupakan support group bagi ibu-ibu (dan calon) yang akan melakukan proses menyusui. 

Forum ASI Kalimantan Timur (Formasi Kaltim) merupakan suatu komunitas pendukung pemberian ASI eksklusif di wilayah Kalimantan Timur, yang memiliki kepedulian tinggi akan komitmen dalam pemberian ASI eksklusif untuk bayi usia 0-6 bulan dan dilanjutkan hingga 2 tahun sebagai hak bayi.

“Ngapain sih eksklusif amat pakai komunitas menyusui segala?”.

Eits jangan salah yang tidak lagi menyusui juga bisa bergabung kok. Komunitas kami berusaha memberi informASI mengenai pentingnya ASI bagi kesehatan dan perkembangan bayi. Selain itu kami juga membahas hal-hal lain seperti pengasuhan anak, pendidikan, kesehatan keluarga sampai ke makanan (kalau yang terakhir ini paling heboh kayaknya). Anggota kami pun tersebar di segala penjuru kaltim (dan berbagai macam profesi dan latar belakang) antara lain: Balikpapan, Samarinda, Berau, Bontang, Sangatta (ngomongin diri sendiri) dan daerah kaltim lainnya.

Nah salah satu event yang kami lakukan adalah turun ke jalan menyebarkan informASI dengan menyebarkan brosur mengenai pentingnya ASI. Foto-foto berikut pas saya mengikuti event FormASI bulan Desember lalu dalam rangka memperingati hari ibu.

image

image

image

image

image

image

Namanya komunitas yang mayoritas emak-emak dengan bontot (ada yang lebih dari 2!) pasti tantangannya banyak ya kalau mau bikin acara. Apalagi mayoritas tanpa asisten. Rempong pasti ya. Tetapi semua itu dapat kami lakukan dengan dukungan orang-orang tercinta. Terutama para ayah alias suami.

image

Seru kan. Nantikan acara kami selanjutnya ya…

Sumber foto: Menik

Forum ASI Kalimantan Timur
Twitter: @FormASIKalTim
FB : Formasikaltim
FB page: Forum Peduli ASI Kaltim

Tagged , ,

Event: Garage Sale FormASI Kaltim

image

Berada di Balikpapan berarti kesempatan untuk mengikuti event dan berkumpul dengan teman komunitas semakin besar. Seperti hari Sabtu, 18 Januari kemarin. Komunitas kami, Forum ASI Kalimantan Timur baru saja mengadakan Garage Sale dalam rangka mencari dana untuk kegiatan-kegiatan kami.

Acara Garage Sale dilakukan di 2 lokasi. Pagi di rumah salah satu anggota kami (sudah menjadi basecamp sepertinya) dan sorenya di lapangan merdeka. Ternyata ibu-ibu Balikpapan sangat antusias menyambut Garage Sale ini terutama sewaktu di Lapangan Merdeka.

Belum kelar menata area Garage Sale, ibu-ibu malah sudah sibuk memilih-milih barang-barang preloved yang masih bagus (bahkan ada barang-barang baru eks kado). Barang-barang tersebut sebagian besar disumbangkan sepenuhnya bagi FormASI. Ada pula yang dititipkan dan sebagian hasil penjualannya didonasikan untuk mendukung kegiatan FormASI. Saya sendiri sempat menitipkan stroller dan carseat untuk dijual. Sebenarnya ingin menyumbangkan baju-baju anak-anak yang masih bagus dan tidak terpakai tetapi belum sempat memilah-milahnya.

image

image

image

Selama acara anak-anak juga ikutan. Mikha malah sempat naik becak dengan papa (kalau Deo tidak jauh-jauh dari gendongan saya).

image

Sabtu yang seru. Semoga lain kali dapat berpartisipasi lagi di acara FormASI. Acara Garage Sale ini rencananya juga akan diadakan minggu depan di Samarinda.

image

image

Sumber foto: dok. pribadi, Hastin, Grace, Menik Melissa

Tagged , , ,

Seru dengan Playdoh “Beach Creations Bucket”

Minggu kemarin akhirnya liburan secara resmi telah usai, papa pun kembali ke Sangatta dan kami tetap di sini sampai akhir bulan Januari nanti. Aktivitas kami selama di sini cukup santai dan saya masih dapat bernafas sejenak karena tidak terlalu banyak tanggung jawab domestik selama disini. Hehe… Pe-er terberat adalah membuat jam tidur anak-anak (terutama abang Mikha) menjadi normal kembali. Sekarang bangun tidur bisa jam 9 (termasuk mamanya :p) dan Jumat depan kami mengikuti kegiatan yang mulai jam 8 pagi!

Oke, itu hanya sekedar cerita pembuka karena yang ingin saya ceritakan adalah tentang hadiah yang diberikan om tante nya anak-anak saat Natal kemarin.

image

Playdoh dengan tema pantai 🙂 sebenarnya memang rencananya ingin membeli peralatan untuk bermain homemade playdough, pas sekali ya diberikan kado Natal ini (jadi mama tidak usah beli lagi. Hehe…). Tadinya mainan ini ingin disimpan dahulu dan dimainkan ketika kami kembali ke Sangatta, karena kami memperpanjang waktu kami di Balikpapan (dan kami tidak membawa mainan) jadilah akhirnya dibuka dan dimainkan.

Paket Playdoh “Beach Creations Bucket” ini datang dengan playdough berwarna merah, kuning, biru dan 1 playdough bertekstur seperti pasir serta dilengkapi juga dengan peralatan pantai dalam ukuran mini seperti ember dan sekop. Selain itu ada cutter berbentuk bintang, lobster, pisau dan beberapa alat lain (bisa dilihat pada foto di atas).

image

image

image

image

Hasil akhirnya:
image

Mikha senang sekali membuat berbagai tekstur pada playdough nya (kami belum bermain dengan yang bertekstur seperti pasir).  Playdoh ini juga sempat jadi mainan favorit bersama oma Vera (yang datang dari Jakarta sewaktu Mikha opname) dan Nenes 🙂

Yang dapat dipelajari:
– warna dan bentuk
– stimulasi panca indera
– kreatifitas
– kosakata dan bercerita

*Thank you Uncle Gangga, Aunt Italia, Kirana & Mataio for the lovely Christmas gift. Too bad we could not meet this year.

image

Tagged , , ,

MPASI Deo 6 Bulan

Sudah memasuki minggu ke-2 di bulan Januari, belum sempat saya memperbaharui tulisan di blog ini. Pertama karena memang kami masih di Balikpapan dan kedua karena abang Mikha baru saja pulih setelah 4 hari bermalam di rumah sakit. Sekilas saja tentang yang dialami Mikha yaitu sempat demam naik turun selama 3×24 jam. Setelah diperiksa darah hasilnya trombosit menurun dan sempat turun sampai ke angka 58000 di hari ke-6 sejak demam pertama. Diagnosa dokter Dengue Fever. Virus yang memang hanya mengandalkan daya tahan anak untuk pulih.

Selama di rumah sakit, adik Deo pun terpaksa ikut menginap. Selama 4 hari itu MPASI sedikit terlantarkan. Hanya mengulang-ngulang menu yang pernah dimakan seperti pisang, pepaya dan apel (karena buah-buah tersebut mudah dipersiapkan). Syukurlah Deo sampai saat ini tetap dalam kondisi sehat.

Memasuki minggu ke-3 Deo mulai MPASI, makanan yang diperkenalkan mulai beragam dan kekentalannya pun bertambah. Sungguh pengalaman memberi makan Deo ini sangat berbeda dengan abangnya dahulu. Kalau dulu abang Mikha makan mangap-mangap saja, kali ini Deo makan dengan penuh ekspresi. Dari ketawa-ketawa, senyam-senyum, merem-melek sampai ada saatnya seperti mau muntah (walau ia tetap memakannya :D). Berikut sebagian makanan pendamping ASI yang sempat terekam oleh kamera hp saya:

image

Minggu ke-2 masih makanan tunggal

Kalau pisang langsung kerok pakai sendok…

image

Minggu 2 menuju 3 sudah mulai mix and match 😀

image

Sampai hari ini, makanan yang telah dicicipi oleh adik bayi ini adalah:
Buah: pir, apel, alpukat, pepaya, pisang
Sayur: brokoli, labu kuning
Karbohidrat: beras merah, beras putih, kentang, oatmeal
Protein: daging merah

Karena Deo tidak ada alergi makanan maka saya cukup pede memperkenalkan beragam makanan. Saya mengikuti panduan WHO jadi makanan yang saya perkenalkan pun sesuai dengan yang ada di hari itu (sekalian masak untuk abangnya juga).

Tagged , ,

Hari Pertama di Tahun Yang Baru

Postingan pertama di tahun 2014.

Jadi ceritanya kami membuka awal tahun dengan menginap di hotel rumah sakit. Ya,abang Mikha terpaksa harus dirawat karena demam tinggi selama lebih dari 72 jam. Setelah periksa darah hasilnya menunjukan trombosit menurun. Akhirnya dipasang infus karena susah makan dan minum. Miris hati melihat anak sakit dan harus ditusuk-tusuk ya. Namun demi kesembuhan buah hati maka saya pun harus tegar.

Sekarang sehari setelah dirawat suhu tubuh masih naik turun dan trombosit pun belum naik malah turun. Diagnosa dokter adalah ada virus dalam tubuh karena hasil tes demam berdarah negatif. Semoga tidak lama-lama sakitnya ya abang…

image

Sehari sebelum dirawat, dapat sepeda baru dari opa.

image

image

Adik Deo pun akhirnya ikut bermalam di rumah sakit. Sehat-sehat juga ya dek!

image

Tagged , ,