Catatan Mama: Beri Kesempatan Kepada Anak Untuk Bereksplorasi dan Berimajinasi.

Berkutat dengan pekerjaan sehari-hari di rumah dan berbagai permasalahan ‘orang dewasa’ seringkali membuat kita lupa bahwa anak adalah anak. Tanpa disadari sering pula kita mengatakan ‘jangan’ atau ‘tidak’ di saat mereka melakukan sesuatu atau bereksplorasi karena sudah terlalu lelah dengan pekerjaan rumah tangga. Sering juga di saat anak memainkan suatu mainan kita gemes ingin mengoreksinya karena cara memainkannya tidak sesuai dengan apa yang ada di pikiran kita. Kita terbiasa berkomunikasi dengan orang dewasa sehingga lupa bahwa pemikiran anak masih sederhana. Singkat kata, kita lupa bahwa dahulu kala pernah menjadi anak-anak.

Ya, hal-hal tersebut pun sering saya alami. 24 jam sehari, 7 hari seminggu bersama anak-anak membuat saya harus terus belajar. Belajar lebih sabar dan mengingat kembali masa-masa menjadi anak. Dunia anak itu sederhana dan menyenangkan. Kita sebagai orang dewasa yang membuatnya menjadi complicated. Saya pun harus terus belajar untuk berkomunikasi dan juga memberi kepercayaan kepada anak-anak untuk bereksplorasi.

***

Hari ini saya mengajak Mikha bermain puzzle. Saya hanya mengeluarkannya dan menaruhnya di lantai. Lalu ia pun mulai memainkannya seperti ini…

image

image

image

image

Jadi alat panjat

‘Let children do what they do best. Play!’

Di saat kita memberi kepercayaan kepada anak untuk bermain maka kita memberi kesempatan pada mereka untuk belajar. Momen belajar juga bagi mamašŸ™‚

Tagged , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: