Postingan ini adalah seri lanjutan permainan pancaindera/sensory play (klik untuk bermain beras part 1). Beberapa hari kedepan saya akan mengenalkan berbagai macam media untuk sensory play. Tujuan utamanya untuk melatih motorik halus Mikha.

Setelah beras diwarnai (klik untuk cara mewarnai beras), hari ini kami pun mulai berkesplorasi dengan bahan tersebut.

Bahan:
– Beras berwarna
– Baskom kecil atau wadah untuk beras
– Sendok plastik
– Gelas plastik dalam beberapa ukuran

image

image

Kegiatan:
Aktivitas dimulai dengan memberi Mikha kesempatan untuk bereksplorasi dan merasakan tekstur beras.

image
Apa rasanya nak?

Lalu saya menunjukkan bahwa kita dapat membuat tulisan atau gambar dengan menggunakan beras tersebut.

image
Huruf 'm' bikinan mama
image
Mikha mau bikin apa ya?
image
Ini jejak tangan Mikha ceritanya

Setelah puas merasakan tekstur beras, kami lalu lanjut mengisi gelas-gelas plastik dengan menggunakan sendok.

image

image
Mikha sempat mengambil botol ASIP, jadilah kami isi botol tersebut dengan bantuan corong

Yang bisa dipelajari:
– motorik halus
– konsep dasar matematika (ukuran, warna)
– kreativitas
problem solving
– inisiatif
– membaca

Kegiatan lanjutan:
Sempat ada yang memberi komentar di tulisan saya mengenai mewarnai beras. Katanya masyarakat di India mewarnai beras menjelang perayaan tertentu dan dibuat menjadi lukisan cantik. Nah saya sempat browsing mengenai hal tersebut namun yang saya temukan bukan di India. Ada artis Vietnam yang membuat lukisan dengan menggunakan beras dan lukisannya itu bertahan 2-3 tahun (bisa dibaca di sini). Jadi beras warna ternyata bisa dibuat lukisan juga ya. Mungkin bisa dicoba untuk anak yang lebih gede ya atau bisa juga menjadi kreasi orang tuanya 🙂

Tips:
Area bermain dapat diberi alas hingga pada saat membersihkan beras yang berjatuhan lebih mudah. Dapat membuat dalam beberapa warna agar lebih menarik. Selalu dampingi dan awasi anak pada saat bermain dengan benda kecil (terutama pada anak-anak yang masih memasukan barang ke mulut). Pada umumnya permainan ini bisa untuk anak diatas 18 bulan. Beras dapat digantikan dengan yang lebih besar seperti pasta (dapat diwarnai dengan cara yang sama dengan beras) dan kacang-kacangan.

Selamat mencoba dan bermain ya!

Advertisements

6 thoughts on “Permainan Pancaindera: Bermain Beras (Part 2)

  1. anak2 sy paling suka main air sampai berkali2 dlm sehari. mungkin ini bs dipake sbg pngganti air ya? cm anak sy sdh 3 & 4 tahun. msh cocok gak ya?

    1. Cocok saja. Kalau untuk anak saya dan seusianya lebih ke melatih motorik dan memberikan pengalaman tekstur macam2. Kalau udah 3 dan 4 tahun bisa digunakan sebagai media belajar. Beras sebagai alat ukur, beras sebagai media nulis atau gambar, dsb 🙂
      Terima kasih sudah mampir. Selamat mencoba ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s